<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lentera Hati</title>
	<atom:link href="http://www.lenterahati.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.lenterahati.com</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Feb 2012 06:08:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.4</generator>
		<item>
		<title>Segera Terbit: &#8220;SERBA 3 DARI NABI MUHAMMAD SAW&#8221; &#8211; DR. Mahran Mahir Utsman</title>
		<link>http://www.lenterahati.com/2012/02/20/segera-terbit-serba-3-dari-nabi-muhammad-saw-dr-mahran-mahir-utsman/</link>
		<comments>http://www.lenterahati.com/2012/02/20/segera-terbit-serba-3-dari-nabi-muhammad-saw-dr-mahran-mahir-utsman/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Feb 2012 06:08:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lenterahati.com/?p=263</guid>
		<description><![CDATA[3 Golongan yang dicintai Allah 3 Golongan yang dimurkai Allah 3 Golongan Manusia yang beruntung 3 Golongan Manusia yang tercela Sinopsis: Agar mudah diingat, sering kali Nabi saw. menyampaikan pesan yang menyebut angka dalam redaksinya, seperti “Tiga Tanda Golongan Munafik”, “Tiga Golongan Manusia yang Dijamin Masuk Surga”, atau “Tiga Golongan yang Tidak akan Mendapat Rahmat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.lenterahati.com/wp-content/uploads/2012/02/serba_3.jpg"  rel="lightbox[roadtrip]"><img class="alignleft size-medium wp-image-264" style="border-image: initial; margin: 10px;" title="serba_3" src="http://www.lenterahati.com/wp-content/uploads/2012/02/serba_3-203x300.jpg" alt="" width="142" height="210" /></a>3 Golongan yang dicintai Allah<br />
</strong><span style="font-weight: bold;">3 Golongan yang dimurkai Allah<br />
</span><span style="font-weight: bold;">3 Golongan Manusia yang beruntung<br />
</span><span style="font-weight: bold;">3 Golongan Manusia yang tercela</span></p>
<p><strong>Sinopsis: </strong></p>
<p>Agar mudah diingat, sering kali Nabi saw. menyampaikan pesan yang menyebut angka dalam redaksinya, seperti “Tiga Tanda Golongan Munafik”, “Tiga Golongan Manusia yang Dijamin Masuk Surga”, atau “Tiga Golongan yang Tidak akan Mendapat Rahmat Allah di Hari Kiamat. Sebuah pesan yang disusun dalam urutan dan diikat dengan angka biasanya memang lebih mudah diingat.<span id="more-263"></span></p>
<p>Buku ini menghimpun hadits-hadits Nabi yang secara khusus menyebut angka tiga dalam redaksinya, yang diterbitkan dalam tiga buku dan dikelompokkan berdasarkan tema yang saling berkaitan. Di samping menyajikan redaksi hadits sebagaimana tertulis dalam kitab-kitab hadits standar, pembahasan hadits juga dilengkapi dengan ulasan singkat tentang karakteristik golongan yang dibicarakan dalam hadits. Di antara hadits yang disajikan mengangkat tema sebagai berikut :</p>
<ul>
<li>Tiga Golongan Manusia Yang Dicintai Allah</li>
<li>Tiga Golongan Yang Dimurkai Allah</li>
<li>Tiga Golongan Manusia yang Mendapat Pertolongan Allah</li>
<li>Tiga Golongan yang tidak akan Memperoleh Pertolongan Allah di Hari Kiamat</li>
<li>Tiga Golongan yang Mendapat Jaminan Surga</li>
<li>Tiga Macam Godaan Setan terhadap Manusia</li>
</ul>
<p><strong>Tebal/ ukuran</strong>: 334 halaman/ 13&#215;19 cm<br />
<strong>Jenis cetak</strong>: Soft cover/ Book paper<br />
<strong>ISBN</strong>: 978-979-9048-91-2</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lenterahati.com/2012/02/20/segera-terbit-serba-3-dari-nabi-muhammad-saw-dr-mahran-mahir-utsman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Resensi Buku: MEMBACA SIRAH NABI MUHAMMAD SAW oleh Azyumardi Azra (Dimuat di Harian Kompas Minggu 29 Januari 2012, Hal. 22)</title>
		<link>http://www.lenterahati.com/2012/02/01/resensi-buku-membaca-sirah-nabi-muhammad-saw-oleh-azyumardi-azra-dimuat-di-harian-kompas-minggu-29-januari-2012-hal-22/</link>
		<comments>http://www.lenterahati.com/2012/02/01/resensi-buku-membaca-sirah-nabi-muhammad-saw-oleh-azyumardi-azra-dimuat-di-harian-kompas-minggu-29-januari-2012-hal-22/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 04:02:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lenterahati.com/?p=257</guid>
		<description><![CDATA[MEMBACA SIRAH NABI MUHAMMAD SAW Azyumardi Azra* Sosok Nabi Muhammad SAW, tidak diragukan lagi, merupakan salah satu di antara sedikit orang—dalam kesimpulan Michael Hart (1978)—yang sangat memengaruhi perjalanan sejarah. Bukan hanya dalam bidang keagamaan, melainkan juga hampir di seluruh aspek kehidupan. Hart bahkan menempatkan Rasulullah pada urutan pertama dari 100 figur yang paling berpengaruh. Karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.lenterahati.com/wp-content/uploads/2012/02/429373_10150571528652840_584521152_n.jpg"  rel="lightbox[roadtrip]"><img class="alignright size-full wp-image-258" style="border-image: initial; margin: 10px;" title="Membaca Sirah Nabi Muhammad SAW" src="http://www.lenterahati.com/wp-content/uploads/2012/02/429373_10150571528652840_584521152_n.jpg" alt="" width="198" height="240" /></a>MEMBACA SIRAH NABI MUHAMMAD SAW<br />
Azyumardi Azra*</strong></p>
<p><strong></strong>Sosok Nabi Muhammad SAW, tidak diragukan lagi, merupakan salah satu di antara sedikit orang—dalam kesimpulan Michael Hart (1978)—yang sangat memengaruhi perjalanan sejarah. Bukan hanya dalam bidang keagamaan, melainkan juga hampir di seluruh aspek kehidupan. Hart bahkan menempatkan Rasulullah pada urutan pertama dari 100 figur yang paling berpengaruh. Karena itu, sosoknya menjadi obyek penelitian dan penulisan yang tidak pernah habis-habisnya.</p>
<p>Buku karya Profesor M. Quraish Shihab ini merupakan riwayat Rasulullah paling mutakhir dalam bahasa Indonesia. Buku orisinal ini bukan terjemahan seperti umumnya, melainkan merupakan karya luar biasa dan amat substantif. Sebab, karya komprehensif ini memaparkan sekaligus menganalisis secara kritis berbagai karya lain tentang riwayat Nabi Muhammad SAW.<span id="more-257"></span></p>
<p><strong>Historisitas dan Mitologi</strong></p>
<p><strong></strong>Karya ini memiliki distingsi yang sekaligus merupakan kekuatan pokok, yaitu penekanan yang kuat pada historisitas Nabi Muhammad SAW dengan mendasarkan diri pada sumber-sumber historis yang keabsahannya tidak diragukan lagi. Selain Al-Quran yang tidak tergoyahkan historisitasnya—walau ada kalangan orientalis klasik mempersoalkan—penulis juga mendasarkan periwayatannya pada hadis-hadis (<em>hadits-hadits</em>) sahih.</p>
<p>Mengapa hadis-hadis sahih? Lagi-lagi, kalangan orientalis, seperti Ignaz Goldziher (1850-1921, <em>Introduction to Islamic Theology and Law</em>, 1981) dan Joseph Schacht (1902-1969, <em>Origins of Muhammadan Jurisprudence</em>, 1950) bahkan menolak eksistensi hadis sebagai bersumber dari Nabi Muhammad SAW. Menurut mereka, hadis-hadis itu baru ada setelah abad pertama dan kedua Hijriah. Namun, MM Azami (<em>Studies in Hadith Methodology and Literature</em>, 1978)  dan Fazlur Rahman (1911-88, <em>Islamic Methodology in History</em>, 1965) dengan meyakinkan membuktikan kekeliruan Schacht dan Goldziher tersebut. Rahman berargumen, sangat absurd jika Muhammad, sebagai figur historis yang amat penting, tidak menyatakan dan berbuat sesuatu yang menjadi bagian penting dari memori kolektif para sahabatnya, yang kemudian dicatat dan menjadi hadis.</p>
<p>Namun, harus diakui juga tidak semua hadis dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Para muhadditsun (ahli hadis)—yang sejak masa paling awal memeriksa, menguji, dan menapis hadis—menemukan tidak hanya hadis-hadis dha’if (lemah), tetapi juga palsu. Yang terakhir ini tidak hanya menyangkut soal keagamaan, tetapi juga politik. Sudah menjadi pengetahuan para muhadditsun dan muarrikhun (sejarawan), bahwa terdapat “hadis-hadis” politik dan keagamaan untuk mendukung kepentingan “sektarian” dan partisan sejak masa pertikaian. Bahkan, termasuk pula “al-fitnah al-kubra” antara pihak Ali ibn Abi Talib dengan Mu’awiyah ibn Abi Sufyan.</p>
<p>Sejauh menyangkut sirah Nabi Muhammad SAW, terdapat hadis-hadis” Israiliyat, yang banyak bersumber dari riwayat Biblikal yang laten dalam memori kolektif bangsa Semitik—lingkungan sosio-kultural, di mana Islam pertama kali disampaikan Nabi Muhammad SAW. Karena itulah, mitologi Biblikal (Israiliyat) akhirnya sedikit banyak masuk ke dalam biografi Rasulullah melalui para penulis sirah yang tidak kritis. Bahkan, tidak juga melakukan pengujian terhadap “hadis-hadis” dhaif yang sebenarnya merupakan biblical account atau periwayatan biblikal alias Israiliyat.</p>
<p>Sebab itulah, sebagian penulis biografi Nabi Muhammad, khususnya Husayn Haykal (1933), menolak menggunakan sumber-sumber hadis yang mengandung “mitologi”, termasuk yang berkaitan dengan mukjizat Rasulullah. Hasilnya, sosok Rasulullah dalam biografi karya Haykal tampil lebih banyak sebagai “manusia biasa”, tidak sebagai seorang Nabi yang memang memiliki berbagai kelebihan dan keistimewaan. Dengan cara itu, Haykal telah mereduksi sosok Muhammad SAW.</p>
<p>Sebaliknya, Profesor Quraish Shihab terlihat mengambil “jalan tengah” di antara kedua kecenderungan itu, yakni kecenderungan “mitologis” dan kecenderungan “reduksionis”. Ia menekankan pentingnya hadis, dalam hal ini hadis shahih yang umumnya mutawatir sebagai sumber kedua setelah Al Quran. Hasilnya, Profesor Quraish Shihab menampilkan sosok Muhammad bukan hanya sebagai manusia biasa, melainkan sekaligus juga figur Nabi/Rasul yang memiliki kelebihan, keunggulan, dan keistimewaan yang tidak tertandingi. Dengan begitu, Quraish Shihab mampu tetap berada dalam ranah historisitas karena mendasarkan periwayatannya pada sumber-sumber otentik, yakni Al Quran dan hadi sahih.</p>
<p><strong>Klasik dan Kontemporer</strong></p>
<p><strong></strong>Lebih jauh, karya Quraish Shihab ini memiliki keunggulan yang jarang ditemui dalam sirah dan biografi Nabi Muhammad SAW lainnya. Boleh jadi, orang yang mendengar istilah sirah bakal berpikir, riwayat Nabi ini merupakan classical account (riwayat klasik) tentang Rasulullah, yang berpusat hanya pada peristiwa-peristiwa seputar kehidupannya.</p>
<p>Anggapan seperti ini keliru, karena sirah karya Quraish Shihab ini menggabungkan periwayatan klasik dengan hujjah, argumen, wacana akademis, dan bukti kontemporer tentang hal atau kejadian tertentu menyangkut Rasulullah. Hal ini terlihat dengan kelincahan Quraish Shihab mengutip dan mendiskusikan argumen pakar lain, mulai dari yang non-Muslim, seperti James Houston Baxter, Boswors Smith sampai pemikir dan aktivis muslim modern, seperti Abu al-Hasan al-Nadwi, Sayyid Quthb, dan Mutawalli al-Sya’rawi.</p>
<p>Penggabungan nuansa “klasik” dan “kontemporer” itu juga tecermin dalam alur penulisan yang dianut Quraish Shihab. Seperti lazimnya dibicarakan dan diadopsi dalam penulisan karya-karya sejarah. Secara sederhana, terdapat dua kecenderungan penulisan sejarah: pendekatan tematik dan annalistik (dari tahun ke tahun).</p>
<p>Dalam konteks itu terlihat sirah ini terbagi ke dalam dua bagian besar. Pertama, bersifat tematik; mulai dari “kondisi umum masyarakat menjelang kelahiran Muhammad SAW” sampai “prosesi hijrah”. Kedua, bersifat annalistik; dalam periode Madinah sampai wafatnya Rasulullah. Periwayatan annalistik ini mengingatkan orang tidak hanya kepada Al-Tabari yang menulis karya terkenalnya Tarikh al-Umam wa al-Muluk, tetapi juga kepada “Mazhab Annales” Perancis di masa kontemporer. Wallahu a’lam bis-sawab.</p>
<p><strong>*AZYUMARDI AZRA</strong>, <em>Guru Besar Sejarah, Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta.</em></p>
<p><strong>DATA BUKU:</strong><br />
<strong> Judul</strong>: <em>Membaca Sirah Nabi Muhammad SAW Dalam Sorotan al-Qur’an dan Hadits-Hadits Shahih</em><br />
<strong> Penulis</strong>: M. Quraish Shihab<br />
<strong> Penerbit</strong>: Lentera Hati, Jakarta.<br />
<strong> Cetakan</strong>: I, Juni  2011<br />
<strong> Tebal</strong>: xiii + 1166 halaman<br />
<strong> ISBN</strong>: 978-979-9048-87-5</p>
<p><a href="http://lenterahati.com/katalog/product.php?productid=16189&amp;cat=0&amp;page=1"><strong>Klik di sini</strong></a> untuk memesan secara online atau dapatkan di toko buku terdekat. Untuk informasi lengkap hubungi: 021-7424373 dengan Lusy atau Carol.</p>
<p>Ikuti kami di Twitter: @LenteraHatiBook.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lenterahati.com/2012/02/01/resensi-buku-membaca-sirah-nabi-muhammad-saw-oleh-azyumardi-azra-dimuat-di-harian-kompas-minggu-29-januari-2012-hal-22/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>AL-GHAZALI MENJAWAB 100 SOAL KEISLAMAN</title>
		<link>http://www.lenterahati.com/2011/09/28/al-ghazali-menjawab-100-soal-keislaman/</link>
		<comments>http://www.lenterahati.com/2011/09/28/al-ghazali-menjawab-100-soal-keislaman/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Sep 2011 03:28:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ario Baskoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lenterahati.com/?p=242</guid>
		<description><![CDATA[Mengapa setiap Muslim wajib shalat lima waktu? Apakah Islam benar-benar membawa pesan damai, jika ya, mengapa Rasulullah saw. membawa pedang dalam misi dakwah? Apakah makna jihad yang sebenarnya? Apakah hukum Islam relevan di zaman modern? Bagaimana pandangan Islam terhadap sistem perbankan konvensional? Bagaimana Islam memosisikan wanita di zaman ini? Inilah antara lain soal-soal yang dibicarakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.lenterahati.com/wp-content/uploads/2011/09/al_ghazali.jpg"  rel="lightbox[roadtrip]"><img class="alignleft size-full wp-image-245" style="border: 0pt none; margin: 10px;" title="al_ghazali" src="http://www.lenterahati.com/wp-content/uploads/2011/09/al_ghazali.jpg" alt="" width="150" height="169" /></a>Mengapa setiap Muslim wajib shalat lima waktu? Apakah Islam benar-benar membawa pesan damai, jika ya, mengapa Rasulullah saw. membawa pedang dalam misi dakwah? Apakah makna jihad yang sebenarnya?</p>
<p>Apakah hukum Islam relevan di zaman modern? Bagaimana pandangan Islam terhadap sistem perbankan konvensional? Bagaimana Islam memosisikan wanita di zaman ini?</p>
<p>Inilah antara lain soal-soal yang dibicarakan penulis dalam buku Al-Ghazali Menjawab 100 Soal Keislaman. Jawaban yang dikedepankan lahir dari pemahaman yang mendalam dan pemikiran yang jernih sehingga menyejukkan dan memuaskan dahaga siapa pun yang ingin memperluas wawasannya tentang ajaran Islam.<span id="more-242"></span></p>
<p>Jika Anda masih sering digelisahkan sejumlah pertanyaan berkenaan dengan ajaran Islam, buku ini bisa dijadikan rujukan dalam merumuskan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut. Disajikan dalam bahasa yang mudah dipahami dan contoh-contoh yang relevan dengan zaman modern, buku ini patut dibaca oleh siapa saja yang ingin lebih memahami ajaran Islam.</p>
<p><strong>DAFTAR ISI &#8220;AL-GHAZALI MENJAWAB: 100 SOAL KEISLAMAN&#8221;</strong></p>
<ol>
<li>Apa Islam Itu? Dan Kenapa Dinamakan Demikian?</li>
<li>Kenapa Islam sebagai Penutup Agama?</li>
<li>Apakah Manusia Bisa Hidup Tanpa Islam?</li>
<li>Bagaimana Islam Dibangun atas Lima Dasar? Dan Kenapa Hanya Lima?</li>
<li>Bagaimana Kedudukan Tasawuf dalam Islam?</li>
<li>Bagaimana Kedudukan Ahlul Kitab dalam Islam?</li>
<li>Apakah Iman kepada Para Nabi dan Kitab Terdahulu Wajib dalam Islam? Dan Apa Hikmahnya?</li>
<li>Apa Konsep Islam tentang Hidup dan Mati?</li>
<li>Apa Konsep Islam tentang Hari Kebangkitan dan Pembalasan?</li>
<li>Apa Alam Barzah Itu?</li>
<li>Apa Karakter Pembalasan Akhirat? Bersifat Ruhaniyah ataukah Materi?</li>
<li>Apa Qadha dan Qadar Itu? Bagaimana Memadukan antara Ayat-ayat yang Menunjukkan bahwa Manusia Memiliki Kebebasan dengan Ayat-ayat yang Mengatakan bahwa Manusia Itu Tidak Memiliki Pilihan?</li>
<li>Apa Peranan Masjid dalam Islam?</li>
<li>Kenapa Shalat yang Wajib Berjumlah Lima? Dan Shalat seperti Apakah yang Diterima?</li>
<li>Menyimbolkan Apa Wudhu Itu? Dan Kenapa Shalat Tidak Sah kecuali dengannya?</li>
<li>Apa Hikmah Haji? Kenapa Thawaf di Seputar Ka’bah padahal Ia Sebuah Bangunan dari Batu?</li>
<li>Apa yang Dimaksud Dar al-Harb dan Dar al-Islam?</li>
<li>Apa Hakikat Peperangan dan Perdamaian dalam Islam?</li>
<li>Kenapa Rasul Mengangkat Senjata? Dan Tidak Cukup dengan Penjelasan yang Memuaskan?</li>
<li>Apakah Jihad Terbatas pada Perang Defensif atau Lebih dari Itu?</li>
<li>Apakah Kewajiban Jihad Masih Ada? Dan Apa yang Harus Dilakukan Kaum Muslim Saat Ini terhadap Kewajiban Ini?</li>
<li>Apa Makna bahwa Allah Menjadikan Umat Islam sebagai Umat Pertengahan?</li>
<li>Bagaimana Islam Membangun Umat Muslim?</li>
<li>Bagaimana Islam Membangun Muslim yang Kuat Menghadapi Berbagai Perubahan Zaman?</li>
<li>Kenapa Solusi Islam Paling Baik dan Sukses?</li>
<li>Apa yang Dilakukan Islam untuk Memelihara Akal, Jiwa, dan Harta?</li>
<li>Apa Peranan Islam dalam Pembinaan Hati?</li>
<li>Bagaimana Sikap Islam terhadap Nasionalisme?</li>
<li>Bagaimana Sikap Islam terhadap Berbagai Fenomena Peradaban Modern: Bioskop, Teater, Musik, Menggambar, Memahat, dan Mematung?</li>
<li>Bagaimana Islam Mengakui HAM?</li>
<li>Apakah Tanggung Jawab Seorang Muslim Itu terhadap Masyarakat Islam Saja atau terhadap Seluruh Lapisan Manusia?</li>
<li>Apa Pengaruh al-Qur&#8217;an terhadap Pemikiran Manusia?</li>
<li>Bagaimana dan Kenapa Terjadi Nasakh?</li>
<li>Apakah Pembuktian al-Qur&#8217;an dalam Masalah Ketuhanan atas Adanya Tuhan atau Pengesaan Tuhan?</li>
<li>Apa Fungsi Kisah-kisah dalam al-Qur&#8217;an? Apakah Ia Memiliki Dasar Sejarah? Dan Apa Hikmah dalam Pengulangannya?</li>
<li>Apa Penafsiran dari Ayat-ayat yang Menyifati Allah dengan Sifat-sifat Material, seperti wajâ’a rabbuka wa al-malaku shaffan shaffâ (dan datanglah Tuhanmu; sedang malaikat berbaris-baris?</li>
<li>Bagaimana Menafsirkan Ayat-ayat al-Qur&#8217;an yang Menyatakan bahwa Langit Itu Berjumlah Tujuh, Begitu pula Bumi, padahal Data-data Ilmiah Menyatakan bahwa Bumi Hanya Ada Satu Sementara Langit Merupakan Ruang Angkasa Mahaluas?</li>
<li>Bagaimana Proses Pengumpulan al-Qur&#8217;an?</li>
<li>Apa Perbedaan Antara al-Qur&#8217;an, Hadits Qudsi, dan Hadits Nabawi?</li>
<li>Apa yang Harus Dilakukan Seandainya Ada Hadits Bertentangan dengan al-Qur&#8217;an?</li>
<li>Apakah Penjelasan al-Qur&#8217;an tentang Penciptaan Adam Merupakan Hakiekat atau Simbol? Dan Apa Makna Hadits “Allah menciptakan Adam dalam bentuknya”?</li>
<li>Apakah al-Qur&#8217;an Dipahami secara Tekstual atau Berdasarkan Kondisi Ketika Ayat-ayatnya Turun?</li>
<li>Apa Pengaruh Iman kepada Hari Akhir terhadap Perilaku Seseorang?</li>
<li>Apa Pengaruh Iman terhadap Akhlak, Perilaku, dan Dhamir dalam Negara Maju?</li>
<li>Kenapa Madzhab Fiqih yang Berlaku Hanya Empat?</li>
<li>Sejauh Mana Kebebasan Berpikir Dijamin dalam Islam? Dan Bagaimana Mengompromikan Antara Kebebasan Itu dengan Hukuman Mati bagi Orang Murtad?</li>
<li>Apa yang Dimaksud Ijtihad? Perlukah Dibuka Kembali Pintu Ijtihad?</li>
<li>Apa yang Dimaksud dengan Pembaruan Islam?</li>
<li>Bagaimana Kedudukan Fiqih Islam dalam Ajaran Islam secara Keseluruhan?</li>
<li>Kenapa Fiqih Islam Harus Dijadikan sebagai Dasar Perundang-undangan?</li>
<li>Apa Makna Ijma’ (Konsensus)? Dan Bagaimana Kedudukannya dalam Islam?</li>
<li>Bagaimana Sistem Pemerintahan dalam Islam? Apakah Umat sebagai Pemegang Kekuasaan?</li>
<li>Apa Ciri Utama Negara Islam?</li>
<li>Sejauh Mana Islam Merespons Dasar-dasar Negara Modern?</li>
<li>Bagaimana Cara Umat Islam Mendirikan Negara Islam yang Satu?</li>
<li>Kekhawatiran Orang-orang terhadap Bangkitnya Negara Khilafah dan Apa Penyebabnya?</li>
<li>Kapan Hudud Dilaksanakan? Apakah Ia Sesuai untuk Sepanjang Zaman?</li>
<li>Bagaimana Peraturan Pajak dalam Islam?</li>
<li>Bagaimana Islam Merealisasikan Keseimbangan Ekonomi dalam Masyarakat?</li>
<li>Bagaimana Pandangan Islam terhadap Sistem Bank Konvensional dan Apa Penggantinya?</li>
<li>Bagaimana Perdagangan dalam Islam?</li>
<li>Selama Agama Itu Satu, Kenapa Banyak Sekali Bermunculan Gerakan Pembaruan dan Berbagai Manhaj yang Dipergunakan?</li>
<li>Bagaimana Hadits-hadits tentang Akhir Zaman?</li>
<li>Pada Zaman Nuklir dan Perang Bintang, Apakah Perlu Kita Mendahulukan Loyalitas terhadap Kemanusiaan dan Mengakhirkan Loyalitas kepada Agama?</li>
<li>Apakah Benar Penaklukan-penaklukan Islam Lebih Banyak Disebabkan Unsur Kesukuan daripada Unsur Ekonomi atau Agama?</li>
<li>Sekarang di Beberapa Universitas Dipelajari bahwa Nasionalisme Arablah Unsur Kemenangan Paling Utama dalam Keberhasilan Penaklukan Islam dan Kekalahan Persi dan Romawi. Sejauh Mana Kebenaran Ucapan Ini?</li>
<li>Apakah Tidak Mungkin Menghapus Jurang Pemisah Antara Salaf dan Khalaf sehingga Umat Islam Mampu Menghadapi Serangan Musuh?</li>
<li>Apa Hakikat Malaikat dan Jin? Dan Apa Hubungan Keduanya dengan Manusia?</li>
<li>Apa Makna Sesungguhnya Allah Memiliki Sembilan Puluh Sembilan Nama?</li>
<li>Bagaimana Penjelasan tentang Asma’ al-Husna (Nama-nama Allah yang Terbaik)?</li>
<li>Bagaimana Hukum Berzikir dengan Asma’ al-Husna sambil Menggoyang-goyangkan Badan atau Kepala?</li>
<li>Kenapa Islam Sangat Menganjurkan Shalat Berjamaah dan Mewajibkan Shalat Jum&#8217;at?</li>
<li>Bagaimana Khutbah Jum&#8217;at yang Ideal?</li>
<li>Apa Hikmah Qiyam al-Lail (Shalat Malam)?</li>
<li>Kenapa Azan Dipilih sebagai Tanda Masuk Waktu Shalat? Dan Kenapa Tidak Melalui Wahyu secara Langsung?</li>
<li>Apa Hakikat dan Hikmah Puasa?</li>
<li>Dalam Sektor Sosial dan Politik, Kenapa Kita Menyaksikan Para Praktisi Dakwah Memiliki Berbagai Pandangan yang Saling Berjauhan atau Bertentangan?</li>
<li>Bagaimana Sikap Islam terhadap Pergaulan Bebas?</li>
<li>Bagaimana Sikap Islam terhadap Pembatasan Anak (KB)?</li>
<li>Kenapa Islam Mengharamkan Minuman Keras? Dan Apa Hukumannya?</li>
<li>Apa Hukum Merokok dalam Islam?</li>
<li>Apa Hikmah Zakat? Dan Berapa Nisabnya?</li>
<li>Apa Hubungan Antara Isra’ dengan Israil?</li>
<li>Kenapa Kiblat Dunia Berada di Bumi Kita?</li>
<li>Apakah Termasuk Memuliakan Kaum Perempuan Bila Dibolehkan Poligami dan Cerai, serta Memberikan Kepadanya Setengah Bagian Laki-laki dalam Pembagian Waris dan Kesaksian?</li>
<li>Bagaimana Sikap Islam terhadap Perempuan pada Zaman Modern?</li>
<li>Sejauh Mana Aktivitas Sosial Seorang Perempuan Dibolehkan Menurut Ijtihad Fiqih Islam?</li>
<li>Apa Pandangan Islam tentang Keluarga dan Apa Tugas Perempuan dalam Membinanya?</li>
<li>Sebagian Orang Memandang bahwa Memakai Cadar Wajib Bagi Perempuan, Sejauh Mana Kebenaran Pendapat Ini?</li>
<li>Sebagian Orang Berpendapat di Alam Gaib Ada Kerajaan yang Terdiri dari Aqthab dan Autad, dst. yang Memengaruhi Alam Nyata, Sejauh Manakah Kebenaran Pendapat Ini?</li>
<li>Kenapa Islam Mengharamkan Memakan Daging-daging Tertentu?</li>
<li>Apakah Akan Ada Kebangkitan Islam pada Zaman Modern Ini?</li>
<li>Bagaimana Kedudukan Kerja dan Ilmu dalam Islam? Apakah Keduanya Terbatas pada Amal Ibadah dan Ilmu Agama?</li>
<li>Kenapa Islam Tidak Mengharamkan Perbudakan sebagaimana Mengharamkan Minuman Keras dan Riba? Bagaimana Sikap Islam Sebenarnya terhadap Masalah Ini?</li>
<li>Bagaimana Sikap Islam Terhadap Peradaban Modern?</li>
<li>Apakah Islam Mampu Memberi Solusi Berbagai Problem Kemanusiaan Sekarang?</li>
<li>Bagaimana Penjelasan tentang Pertikaian yang Menimpa Umat yang Dimulai dari Pertikaian Internal Antara Ali dengan Muawiyah Hingga Zaman Kita Sekarang?</li>
<li>Sudah Berhasilkah Islam Merealisasikan Tujuan-tujuannya?</li>
<li>Bagaimana tentang Masa Depan Islam?</li>
<li>Sejauh Mana Kita Dapat Menerima Peradaban Modern?</li>
</ol>
<p><strong>Jumlah Hal</strong>: 856 hal.<br />
<strong>Ukuran</strong>: 15 x 23 cm<br />
<strong>Cover</strong>: HardCover + Spot UV<br />
<strong>Jenis kertas</strong>: BookPaper 57,5 gram<br />
<strong>Bonus</strong>: Pembatas Buku<br />
<strong>Harga</strong>: Rp. 145.000</p>
<p><a href="http://lenterahati.com/katalog/product.php?productid=16191&amp;cat=0&amp;page=1"><strong>Klik di sini</strong></a> untuk memesan secara online atau dapatkan di toko buku terdekat. Untuk informasi lengkap hubungi: 021-7424373 dengan Lusy atau Carol.</p>
<p>Ikuti kami di Twitter: @LenteraHatiBook.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lenterahati.com/2011/09/28/al-ghazali-menjawab-100-soal-keislaman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DOA ASMAUL HUSNA: Doa yang Disukai Allah</title>
		<link>http://www.lenterahati.com/2011/09/28/doa-asmaul-husna-doa-yang-disukai-allah/</link>
		<comments>http://www.lenterahati.com/2011/09/28/doa-asmaul-husna-doa-yang-disukai-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Sep 2011 03:16:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ario Baskoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lenterahati.com/?p=237</guid>
		<description><![CDATA[Oleh M. Quraish Shihab “Hanya milik Allah al-Asmâ’ al-Husnâ, maka bermohonlah kepada-Nya dengan (al-Asmâ’ al-Husnâ itu)” (QS. al-A‘râf [7]: 180). Ayat di atas mengajak manusia untuk berdoa dengan menyebut al-Asmâ’ al-Husnâ yang tentu saja disesuaikan dengan kandungan permohonan. Misalnya, seseorang yang memohon rezeki, maka dianjurkan menyebut Allah dengan sifat ar-Razzâq (Pemberi Rezeki); atau jika yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.lenterahati.com/wp-content/uploads/2011/09/doa_asmaul_husna.jpg"  rel="lightbox[roadtrip]"><img class="alignright size-full wp-image-238" style="border: 0pt none; margin: 10px;" title="doa_asmaul_husna" src="http://www.lenterahati.com/wp-content/uploads/2011/09/doa_asmaul_husna.jpg" alt="" width="181" height="179" /></a>Oleh M. Quraish Shihab</p>
<p>“Hanya milik Allah al-Asmâ’ al-Husnâ, maka bermohonlah kepada-Nya dengan (al-Asmâ’ al-Husnâ itu)” (QS. al-A‘râf [7]: 180).</p>
<p>Ayat di atas mengajak manusia untuk berdoa dengan menyebut al-Asmâ’ al-Husnâ yang tentu saja disesuaikan dengan kandungan permohonan. Misalnya, seseorang yang memohon rezeki, maka dianjurkan menyebut Allah dengan sifat ar-Razzâq (Pemberi Rezeki); atau jika yang dimohonkan adalah ampunan, maka sebutlah dengan sifat al-Ghafûr.<span id="more-237"></span></p>
<p>Di dalam berdoa dengan nama-nama tersebut (al-Asmâ’ al-Husnâ) seseorang hendaknya menyadari dua hal pokok; pertama, kebesaran dan keagungan Allah, dan kedua, kelemahan diri serta kebutuhan kepada-Nya; di sinilah letak keberhasilan doa.</p>
<p>Spesifikasi:<br />
<strong>Jumlah halaman</strong>: 198 hlm<br />
<strong>Ukuran</strong>: 14,5 x 16 cm<br />
<strong>Jenis cetak</strong>: Softcover plus spot UV &amp; book paper 57,5 gram<br />
<strong>Harga</strong>: Rp. 29.000</p>
<p><a href="http://lenterahati.com/katalog/product.php?productid=16190&amp;cat=0&amp;page=1"><strong>Klik di sini</strong></a> untuk memesan secara online atau dapatkan di toko buku terdekat. Untuk informasi lengkap hubungi: 021-7424373 dengan Lusy atau Carol.</p>
<p>Ikuti kami di Twitter: @LenteraHatiBook.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lenterahati.com/2011/09/28/doa-asmaul-husna-doa-yang-disukai-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ramadhan bersama Lentera Hati: Pake Hemat Bermanfaat</title>
		<link>http://www.lenterahati.com/2011/08/08/ramadhan-bersama-lentera-hati-pake-hemat-bermanfaat/</link>
		<comments>http://www.lenterahati.com/2011/08/08/ramadhan-bersama-lentera-hati-pake-hemat-bermanfaat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Aug 2011 08:10:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara & Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Buku Baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lenterahati.com/?p=232</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah Insya Allah segera berjumpa kembali dengan Ramadhan. Lentera Hati menghadirkan &#8220;Paket Hemat Bermanfaat&#8221; untuk melengkapi hadirnya bulan suci ini. Paket 1: Tafsir Al-Mishbah 1 set Rp, 1,999jt (Harga normal Rp 2,43jt) Berhadiah yang bisa Anda pilih sendiri (pilih salah satu): &#8220;Membumikan Al-Qur’an Jilid 2&#8243; karya M. Quraish Shihab (senilai Rp. 155rb) &#8220;Asma al-Husna&#8221; Box [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="content">Alhamdulillah Insya Allah segera berjumpa kembali dengan Ramadhan. <img src='http://www.lenterahati.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p class="content">Lentera Hati menghadirkan &#8220;Paket Hemat Bermanfaat&#8221; untuk melengkapi hadirnya bulan suci ini.<span id="more-232"></span></p>
<table style="width: 100%;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td><strong><a href="http://www.lenterahati.com/katalog/Tafsir-Al-Mishbah-p-16133.html"><img src="http://www.lenterahati.com/katalog/images/P/al-Misbah.jpg"  border="0" alt="" hspace="10" vspace="10" width="150" height="111" align="left" / rel="lightbox[roadtrip]"></a></strong></td>
<td><span class="content"><strong>Paket 1:</strong><br />
<strong>Tafsir Al-Mishbah 1 set Rp, 1,999jt (Harga normal Rp 2,43jt)</strong></span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table style="width: 100%;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2">
<div>
<h3>Berhadiah yang bisa Anda pilih sendiri (pilih salah satu):</h3>
</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td><a href="http://www.lenterahati.com/katalog/product.php?productid=16184&amp;cat=0&amp;page=1"><img src="http://www.lenterahati.com/katalog/images/P/membumikan2.jpg"  border="0" alt="" hspace="10" vspace="10" width="145" height="170" / rel="lightbox[roadtrip]"></a></td>
<td>
<p class="content"><em>&#8220;Membumikan Al-Qur’an Jilid 2&#8243;</em><br />
karya M. Quraish Shihab</p>
<p class="content">(senilai Rp. 155rb)</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td><a href="http://www.lenterahati.com/katalog/product.php?productid=16139&amp;cat=0&amp;page=1"><img src="http://www.lenterahati.com/katalog/images/D/asma_big-01.jpg"  border="0" alt="" hspace="10" vspace="10" width="146" height="98" / rel="lightbox[roadtrip]"></a></td>
<td>
<p class="content"><em>&#8220;Asma al-Husna&#8221;</em><br />
Box Set isi 4 jilid karya M. Quraish Shihab</p>
<p class="content">(senilai Rp. 145rb)</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td><a href="http://www.buahhati.net/katalog/product.php?productid=16172&amp;cat=0&amp;page=1"><img src="http://www.buahhati.net/wp-content/uploads/2011/06/iqro1.jpg"  border="0" alt="" hspace="10" vspace="10" width="142" height="120" / rel="lightbox[roadtrip]"></a></td>
<td>
<p class="content">&#8220;Paket tas IQRO: Bermain dan Belajar&#8221;<br />
dari Buah Hati</p>
<p class="content">(senilai Rp. 135rb)</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<hr size="1" />
<table style="width: 100%;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td><a href="http://www.lenterahati.com/katalog/product.php?productid=16184&amp;cat=0&amp;page=1"><img src="http://www.lenterahati.com/katalog/images/P/membumikan2.jpg"  border="0" alt="" hspace="10" width="145" height="170" / rel="lightbox[roadtrip]"></a></td>
<td><span class="content"><strong>Paket 2:</strong><br />
<strong>&#8220;Membumikan al-Qur’an Jilid 2&#8243; karya M. Quraish Shihab Rp. 80.000 (harga normal Rp. 155.000)</strong></span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<hr size="1" />
<table style="width: 100%;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td><a href="http://www.lenterahati.com/katalog/product.php?productid=16189&amp;cat=0&amp;page=1"><img src="http://lenterahati.com/katalog/images/P/187998_93845097839_2443531_n.jpg"  border="0" alt="" hspace="10" width="155" height="188" / rel="lightbox[roadtrip]"></a></td>
<td>
<p class="content"><strong>Paket 3:</strong><br />
<strong>&#8220;Membaca Sirah Nabi Muhammad saw.&#8221; karya M. Quraish Shihab disk 20% (dari Rp. 180.000) berhadiah &#8220;Doa Harian bersama M. Quraish Shihab&#8221;.</strong></p>
<p class="content">
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="content"><em>Promo ini berlaku 25 Juli- 22 Agustus 2011.</em></p>
<p class="content"><strong>Cara, syarat dan ketentuan pemesanan:</strong></p>
<ol>
<li class="content"> Kirim sms ke 0852 1746 9993 dengan format:<br />
<strong>Nama lengkap + Judul buku &amp; Jumlah pesanan + Alamat lengkap.</strong></li>
<li class="content">Melakukan pembayaran sesuai dengan petunjuk dari SMS balasan Lentera Hati.</li>
<li class="content">Pembayaran dilakukan melalui transfer ke Rekening BCA. an. Lentera Hati no. Acc. 676 030 1254.</li>
<li class="content"> Setelah melakukan pembayaran mengirimkan SMS konfirmasi dengan format:<br />
<strong>Telah melakukan pembayaran pesanan a/n (nama lengkap) melalui rekening a/n (nama lengkap) sejumlah Rp. xxx</strong></li>
<li class="content"> Pembayaran dilakukan maksimal 2&#215;24 jam setelah pemesanan melalui SMS.</li>
<li class="content">Ongkos kirim gratis untuk Jakarta.</li>
<li class="content">Pengiriman dilakukan maksimal 7 hari kerja setelah pembayaran diterima.</li>
<li class="content">Pelayanan untuk pemesanan berlangsung pada hari dan jam kerja.</li>
</ol>
<p class="content"><strong>Untuk informasi lengkap, hubungi Divisi Sales Buah Hati: 021-7421913</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lenterahati.com/2011/08/08/ramadhan-bersama-lentera-hati-pake-hemat-bermanfaat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MEMBACA SIRAH NABI MUHAMMAD saw.</title>
		<link>http://www.lenterahati.com/2011/06/30/membaca-sirah-nabi-muhammad-saw/</link>
		<comments>http://www.lenterahati.com/2011/06/30/membaca-sirah-nabi-muhammad-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Jun 2011 09:18:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ario Baskoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lenterahati.com/?p=222</guid>
		<description><![CDATA[MEMBACA SIRAH NABI MUHAMMAD saw. Dalam Soroton al-Qur&#8217;an dan Hadits-hadist Shahih M. Quraish Shihab Sinopsis: Ketika Nabi dan kaum Muslim tiba di Madinah, sepulangnya dari pertempuran Tabuk, masyarakat Madinah, lelaki, perempuan, dan anak-anak, menyambut mereka dengan mendendangkan puji-pujian: Thala‘a al-Badru ‘alaina. Min Tsaniyyâti al-Wadâ‘ Wajaba asy-syukru ‘alaina. Mâ da‘â lillâhi dâ‘ Ayyuha al-Mab‘ûtsu fînâ. Ji’ta [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.lenterahati.com/wp-content/uploads/2011/06/sirah.jpg"  rel="lightbox[roadtrip]"><img class="alignleft size-full wp-image-223" style="border: 0pt none; margin: 10px;" title="sirah" src="http://www.lenterahati.com/wp-content/uploads/2011/06/sirah.jpg" alt="" width="170" height="206" /></a>MEMBACA SIRAH NABI MUHAMMAD saw.</p>
<p>Dalam Soroton al-Qur&#8217;an dan Hadits-hadist Shahih</p>
<p>M. Quraish Shihab</p>
<p><strong>Sinopsis:</strong></p>
<p>Ketika Nabi dan kaum Muslim tiba di Madinah, sepulangnya dari pertempuran Tabuk, masyarakat Madinah, lelaki, perempuan, dan anak-anak, menyambut mereka dengan mendendangkan puji-pujian:</p>
<p><em>Thala‘a al-Badru ‘alaina. Min Tsaniyyâti al-Wadâ‘<br />
Wajaba asy-syukru ‘alaina. Mâ da‘â lillâhi dâ‘</em><em><br />
Ayyuha al-Mab‘ûtsu fînâ. Ji’ta bil amri muthâ‘</em></p>
<p>Di sinilah dan pada waktu itulah syair ini didendangkan, bukan saat menyambut Nabi saw. ketika tiba di Madinah dalam perjalanan Hijrah dari Mekkah. Sebab, perjalanan dari Mekkah tidak melalui Tsaniyat al-Wada’, sebuah tempat yang disebut dalam syair di atas. Tetapi yang datang dari arah Tabuk-lah yang melalui lokasi tersebut.<span id="more-222"></span></p>
<p>Kisah di atas hanyalah sebagian kecil dari pembacaan ulang yang dilakukan oleh penulis terhadap Sirah Nabi saw. Masih banyak kisah-kisah lain yang terkait dengan kehidupan Nabi saw., setelah dibaca ulang di bawah “sorotan” al-Qur’an dan Hadits-hadits sahih, ternyata menghasilkan simpulan yang malah merevisi kisah-kisah yang kadung populer.</p>
<p>Buku Membaca Sirah Nabi ini mengajak Anda menelusuri kembali jejak-jejak perjalanan Nabi Muhammad saw. yang peristiwa-peristiwanya disusun berdasarkan timbangan al-Qur’an dan Hadits-hadits Shahih. Banyak hal-hal baru, terkait kehidupan Nabi, yang bisa Anda dapatkan dalam buku ini. Jika selama ini ayat-ayat al-Qur’an hanya dijadikan alat “pengesah” atau “penguat” dari kisah tertentu yang terkait dengan kehidupan Nabi saw., dalam buku ini M. Quraish Shihab justru membaliknya, yaitu menjadikan ayat-ayat al-Qur’an sebagai alat “penyeleksi” terhadap satu kisah, apakah ditolak atau diterima.</p>
<p>Seperti buku-buku M. Quraish Shihab lainnya, buku ini pun ditulis dengan bahasa yang renyah dan mudah dipahami oleh pembaca awam sekalipun.</p>
<p><strong>Tebal/ Ukuran</strong>: 1166 halaman/ 15 x 23 cm<br />
<strong>Jenis cetak</strong>: Hard cover/ Imperial<br />
<strong>ISBN</strong>: 978-979-9048-87-5<br />
<strong>Harga</strong>: Rp. 180.000</p>
<p><a href="http://lenterahati.com/katalog/product.php?productid=16189&amp;cat=0&amp;page=1"><strong>Klik di sini</strong></a> untuk memesan secara online atau dapatkan di toko buku terdekat. Untuk informasi lengkap hubungi: 021-7424373 dengan Lusy atau Carol.</p>
<p>Ikuti kami di Twitter: @LenteraHatiBook.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lenterahati.com/2011/06/30/membaca-sirah-nabi-muhammad-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ISA PUTRA MARIA : Dalam Injil dan Al-Quran</title>
		<link>http://www.lenterahati.com/2011/04/14/isa-putra-maria-dalam-injil-dan-al-quran/</link>
		<comments>http://www.lenterahati.com/2011/04/14/isa-putra-maria-dalam-injil-dan-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Apr 2011 08:17:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ario Baskoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lenterahati.com/?p=213</guid>
		<description><![CDATA[Pengaruh Nabi Isa as. terhadap sejarah kemanusiaan begitu jelas dan besar. Seiring perjalanan waktu, agama Nasrani telah memperoleh pemeluk amat besar, bahkan yang paling besar dibandingkan agama lain yang ada di dunia. Sebuah catatan sejarah yang hendaknya tidak boleh hilang dari ingatan kita adalah, bahwa agama Nasrani yang banyak dianut ini bukanlah agama seperti yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-214" title="206854_10150165181177840_93845097839_6802294_5096323_a" src="http://www.lenterahati.com/wp-content/uploads/2011/04/206854_10150165181177840_93845097839_6802294_5096323_a.jpg" alt="" width="180" height="222" />Pengaruh Nabi Isa as. terhadap sejarah kemanusiaan begitu jelas dan besar. Seiring perjalanan waktu, agama Nasrani telah memperoleh pemeluk amat besar, bahkan yang paling besar dibandingkan agama lain yang ada di dunia. Sebuah catatan sejarah yang hendaknya tidak boleh hilang dari ingatan kita adalah, bahwa agama Nasrani yang banyak dianut ini bukanlah agama seperti yang diajarkan oleh Isa Almasih. Seperti umum diketahui, Paulus menghadirkan agama Nasrani seperti yang ada sekarang ini dari gagasan etika, pandangan spiritual, serta ide pokok mengenai tingkah laku manusia yang diajarkan oleh Nabi Isa as. Tapi, Paulus telah menambahkan doktrin-doktrin teologis dalam bentuk pemujaan terhadap diri Isa Almasih as. yang tidak pernah diajarkan olehnya.<span id="more-213"></span></p>
<p>Disarikan dari buku-buku terkemuka tentang kisah Isa Almasih as. dan ajarannya, yang mendasarkan pemaparannya pada Injil dan al-Qur’an, kiranya buku ini dapat memberikan penjelasan yang lebih mendalam dan argumentatif.</p>
<p>Tebal/ Ukuran: xxxii + 340 halaman/ 15 x 23 cm<br />
Jenis cetak: Soft cover/ Bookpaper<br />
ISBN: 978-979-9048-86-8<br />
Harga: Rp70.000</p>
<p><a href="http://lenterahati.com/katalog/product.php?productid=16188&amp;cat=0&amp;page=1"><strong>Klik di sini</strong></a> untuk memesan secara online atau dapatkan di toko buku terdekat. Untuk informasi lengkap hubungi: 021-7424373 dengan Lusy atau Carol.</p>
<p>Ikuti kami di Twitter: @LenteraHatiBook.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lenterahati.com/2011/04/14/isa-putra-maria-dalam-injil-dan-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Musa Versus Firaun</title>
		<link>http://www.lenterahati.com/2011/03/07/musa-versus-firaun/</link>
		<comments>http://www.lenterahati.com/2011/03/07/musa-versus-firaun/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Mar 2011 04:47:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ario Baskoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lenterahati.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[Siapakah jati diri Firaun yang hidup dan berkuasa pada masa diutusnya Nabi Musa as. dan Nabi Harun as. masih menjadi perdebatan hingga kini. Buku ini menjelaskannya dengan dilengkapi argumentasi historis dan antropologis, berupa dokumen-dokumen peninggalan para Ramses yang pernah memerintah negeri Mesir kuno. Tak lupa dikaitkan pula dengan penjelasan kisah yang terdapat dalam al-Qur&#8217;an. Dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-209" style="border: 0pt none; margin: 10px;" title="181736_10150116144732840_93845097839_6494003_4668963_n" src="http://www.lenterahati.com/wp-content/uploads/2011/03/181736_10150116144732840_93845097839_6494003_4668963_n-195x300.jpg" alt="" width="195" height="300" />Siapakah jati diri Firaun yang hidup dan berkuasa pada masa diutusnya Nabi Musa as. dan Nabi Harun as. masih menjadi perdebatan hingga kini. Buku ini menjelaskannya dengan dilengkapi argumentasi historis dan antropologis, berupa dokumen-dokumen peninggalan para Ramses yang pernah memerintah negeri Mesir kuno. Tak lupa dikaitkan pula dengan penjelasan kisah yang terdapat dalam al-Qur&#8217;an.</p>
<p>Dengan bukti-bukti itu pula, buku ini hendak meyakinkan pembaca bahwa Ramses II benar-benar mengaku sebagai tuhan, yang sekaligus membuktikan kebenaran firman Allah swt. tentang kehancuran besar yang melanda peninggalan Ramses II. Buku ini juga menjawab beberapa pertanyaan tentang beberapa sosok dan mengenai fakta sejarah yang berkaitan erat dengan kisah Musa dan Harun, antara lain: Siapakah sejatinya Haman itu? Siapakah lelaki kerabat Firaun yang mengikuti ajaran Musa? Siapa pula istri Firaun yang beriman kepada Allah? Siapa sejatinya Qarun? Di mana lokasi terbelahnya laut dan di mana pula Firaun ditenggelamkan? Mukjizat apa gerangan yang tersimpan dalam mumi Ramses II? Bilamana dan di manakah Nabi Musa as. bertemu dengan Nabi Khidhr as.? Di manakah orang-orang Israel berada setelah jatuhnya hukuman Tuhan berupa ketersesatan di padang Tieh?<span id="more-208"></span></p>
<p>Disarikan dari 2 buku terkemuka yang membahas tentang kisah Musa, Harun, serta Firaun, kiranya buku <em>Musa Versus Firaun</em> ini dapat memberikan penjelasan yang lebih mendalam dan argumentatif.</p>
<p>Disadur dari Musa wa Harun Qishash Al-Anbiya&#8217; wa At-Tarikh dan Qishash Al-Anbiya&#8217;</p>
<p><strong>Judul</strong>: Musa Versus Firaun<br />
<strong>Tebal/ Ukuran</strong>: xxviii + 350 halaman/ 15 x 23 cm<br />
<strong>ISBN</strong>: 978-979-90488-4-4<br />
<strong>Harga</strong>: Rp65.000</p>
<p><a href="http://www.lenterahati.com/katalog/product.php?productid=16187&amp;cat=0&amp;page=1"><strong>Klik di sini</strong></a> untuk memesan secara online atau dapatkan di toko buku terdekat. Untuk informasi lengkap hubungi: 021-7424373 dengan Lusy atau Carol.</p>
<p>Ikuti kami di Twitter: @LenteraHatiBook.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lenterahati.com/2011/03/07/musa-versus-firaun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menggugat Ahmadiyah: Mengungkap Ayat-ayat Kontroversial dalam Tafsir Ahmadiyah</title>
		<link>http://www.lenterahati.com/2011/03/07/menggugat-ahmadiyah-mengungkap-ayat-ayat-kontroversial-dalam-tafsir-ahmadiyah/</link>
		<comments>http://www.lenterahati.com/2011/03/07/menggugat-ahmadiyah-mengungkap-ayat-ayat-kontroversial-dalam-tafsir-ahmadiyah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Mar 2011 04:40:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ario Baskoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lenterahati.com/?p=202</guid>
		<description><![CDATA[Gugatan atas keberadaan Jemaat Ahmadiyah telah bergulir menjadi isu nasional. Terlepas dari pro-kontra yang mengitarinya, bangunan argumentasi yang diformulasikan kelompok Ahmadiyah ini sepintas memang sangat berdasar dan meyakinkan. Bagi mereka yang tidak memiliki pijakan yang kokoh dan akses langsung ke sumber-sumber primer ajaran Islam, mungkin akan terpesona dan mengamini bahwa kedatangan nabi lain setelah Nabi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-medium wp-image-203 alignright" style="border: 0pt none; margin: 10px;" title="188969_10150116754682840_93845097839_6499674_7398142_n" src="http://www.lenterahati.com/wp-content/uploads/2011/03/188969_10150116754682840_93845097839_6499674_7398142_n-194x300.jpg" alt="" width="194" height="300" />Gugatan atas keberadaan Jemaat Ahmadiyah telah bergulir menjadi isu nasional. Terlepas dari pro-kontra yang mengitarinya, bangunan argumentasi yang diformulasikan kelompok Ahmadiyah ini sepintas memang sangat berdasar dan meyakinkan. Bagi mereka yang tidak memiliki pijakan yang kokoh dan akses langsung ke sumber-sumber primer ajaran Islam, mungkin akan terpesona dan mengamini bahwa kedatangan nabi lain setelah Nabi Muhammad saw. memang dimungkinkan dalam Islam.</p>
<p>Benarkah al-Qur&#8217;an memang memberi kemungkinan bagi munculnya nabi baru setelah Muhammad saw., seperti yang disimpulkan kelompok Ahmadiyah dalam Tafsir mereka?</p>
<p>Buku ini membongkar kekeliruan-kekeliruan yang terdapat dalam Tafsir Ahmadiyah, utamanya penafsiran terhadap ayat-ayat kontroversial, yaitu ayat-ayat yang digunakan Ahmadiyah untuk membenarkan kenabian Mirza Ghulam Ahmad. Bangunan argumentasi kelompok Ahmadiyah yang begitu memesona penampilannya, ternyata sangat rapuh jika didekati secara kritis!<span id="more-202"></span></p>
<p>Jika Anda masih dibingungkan oleh kisruh seputar Ahmadiyah dan ingin tahu lebih banyak tentang pokok-pokok ajaran mereka yang diperselisihkan, buku ini merupakan rujukan yang sangat tepat dalam menjawab keingintahuan Anda. Buku ini juga cocok dibaca dan dikoleksi kalangan aktivis Muslim, pemerhati gerakan Islam, dan siapa saja yang menaruh perhatian soal pemurnian ajaran Islam.</p>
<p><strong>Judul</strong>: Menggugat Ahmadiyah<br />
<strong>Tebal/ Ukuran</strong>: 116 + xxii halaman/ 13 x 20.5 cm<br />
<strong>Jenis cetak</strong>: Soft Cover/ Bookpaper<br />
<strong>ISBN</strong>: 978-979-90488-5-1<br />
<strong>Harga</strong>: Rp26.000</p>
<p><strong><a href="http://www.lenterahati.com/katalog/product.php?productid=16186&amp;cat=0&amp;page=1">Klik di sini</a></strong> untuk memesan secara online atau dapatkan di toko buku terdekat. Untuk informasi lengkap hubungi: 021-7424373 dengan Lusy atau Carol.</p>
<p>Ikuti kami di Twitter: @LenteraHatiBook.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lenterahati.com/2011/03/07/menggugat-ahmadiyah-mengungkap-ayat-ayat-kontroversial-dalam-tafsir-ahmadiyah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>AL-QUR&#8217;AN &amp; MAKNANYA</title>
		<link>http://www.lenterahati.com/2011/01/31/al-quran-maknanya/</link>
		<comments>http://www.lenterahati.com/2011/01/31/al-quran-maknanya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Jan 2011 15:31:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lenterahati.com/?p=149</guid>
		<description><![CDATA[Terjemahan Makna Disusun oleh: M. Quraish Shihab KEISTIMEWAAN AL-QUR&#8217;AN &#38; MAKNANYA, Terjemah makna disusun oleh M. Quraish Shihab: Dilengkapi asbabun nuzul yang diambil dari hadits-hadits shahih, sehingga konteks ayat menjadi lebih benderang Konteks kalimat yang berisi seruan atau pembicaraan atau dialog lebih jelas, terutama yang berkaitan dengan subjek pelaku dan objek sasaran. Terjemahan makna disusun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.lenterahati.com/wp-content/uploads/2010/09/aq-148x300.jpg"  rel="lightbox[roadtrip]"><img class="alignright size-medium wp-image-150" style="border: 0pt none; margin: 10px;" title="aq" src="http://www.lenterahati.com/wp-content/uploads/2010/09/aq-148x300.jpg" alt="aq" width="148" height="300" align="right" /></a>Terjemahan Makna Disusun oleh:<br />
M. Quraish Shihab</p>
<p>KEISTIMEWAAN AL-QUR&#8217;AN &amp; MAKNANYA, Terjemah makna disusun oleh M. Quraish Shihab:</p>
<ul>
<li>Dilengkapi asbabun nuzul yang diambil dari hadits-hadits shahih, sehingga konteks ayat menjadi lebih benderang</li>
<li>Konteks kalimat yang berisi seruan atau pembicaraan atau dialog lebih jelas, terutama yang berkaitan dengan subjek pelaku dan objek sasaran.</li>
<li>Terjemahan makna disusun oleh pakar tafsir terkemuka saat ini.</li>
<li>Terjemahan yang mudah dipahami</li>
<li>Dilengkapi catatan kaki, terutama untuk istilah-istilah yang membutuhkan penjelasan tambahan, seperti istilah-istilah yang terkait dengan disiplin ilmu tertentu, seperti kedokteran, geologi, oceanologi, klimatologi, dsb.</li>
</ul>
<p><span id="more-149"></span><br />
Bonus: MP3 MUROTTAL</p>
<p>Ukuran       : 16 x 24 cm</p>
<p>Jenis cetak : Hardcover</p>
<p>Harga         : Rp. 167.000;</p>
<p><a href="http://www.lenterahati.com/katalog/product.php?productid=16183&amp;cat=0&amp;page=1"><strong>Klik di sini</strong></a> untuk memesan secara online atau dapatkan di toko buku terdekat. Untuk informasi lengkap hubungi: 021-7424373 dengan Lusy atau Carol.</p>
<p>Ikuti kami di Twitter: @LenteraHatiBook.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lenterahati.com/2011/01/31/al-quran-maknanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

