Al-Quran dan Maknanya edisi 2021

Al-Qur’an dan Maknanya karya M. Quraish Shihab ini diharapkan dapat membantu siapa pun untuk memahami sekelumit dari makna-makna yang dikandung oleh ayat-ayat Al-Qur’an. Ia bukan terjemahan Al-Qur’an karena pada hakikatnya, sebagaimana ditegaskan oleh banyak ulama, Al-Qur’an tidak dapat diterjemahkan dalam arti dialihbahasakan. Paling banter yang dapat dihidangkan hanyalah sebagian maknanya, bukan seluruhnya, dan makna itu pun adalah menurut sudut pandang manusia, bukan makna hakiki yang dimaksud Tuhan.

Read more

Telah terbit edisi terbaru TAFSIR AL-MISHBAH

Alhamdulillah edisi baru Tafsîr Al-Mishbâh telah dapat hadir. Sejak terbitnya pertama kali pada tahun 1999 M, penerbit dan sekian banyak pembaca telah menginformasikan adanya sekian kesalahan dan itu disambut baik bahkan telah diusahakan perbaikannya pada setiap edisi terbaru. Kendati demikian, masih ada saja kesalahan-kesalahan yang kali ini ditemukan oleh tim yang terdiri dari beberapa kolega dari Pusat Studi Al-Quran (PSQ) maupun dari luar, yaitu Romli Syarqawi, Muhammad Khoirul Anwar, Ulin Nuha, Nur Aly, dan Mohamad Fauzi.

Mereka masih menemukan kesalahan-kesalahan baik dalam bentuk ejaan, nomor ayat, nomor surah bahkan beberapa kesalahan dalam bentuk kekurangan dan atau kelebihan kata yang mengakibatkan kekeliruan makna, dan lain-lain. Dalam edisi 2021 ini pula, penulisan teks Al-Quran diselaraskan dengan rasm Mushaf Utsmani standar Indonesia terbaru.

Namun demikian, pada prinsipnya dapat dikatakan bahwa apa yang terhidang dalam edisi baru ini tidak berbeda dengan edisi-edisi yang lalu, kecuali sekian perbaikan yang disebut di atas. Penulis yakin bahwa sangat mungkin—jika dibaca lebih tekun—maka masih dapat ditemukan kesalahan-kesalahan lain, bahkan penulis yakin bahwa pasti terdapat dalam kitab Tafsîr Al-Mishbâh ini, pandangan dan uraian yang telah out of date yang penulis sangat ingin revisi. Sayang, usia dan kemampuan fisik tidak lagi sama dengan masa-masa di mana kitab tafsir ini ditulis sejak lebih dari dua puluh tahun yang lalu. Memang ada dalam benak penulis pandangan-pandangan dalam tafsir ini yang sedikit banyak berbeda dengan apa yang terhidang, apalagi seperti kata ulama: Al-Quran bagaikan berlian yang memancarkan cahaya yang berbeda sesuai sudut pandangan penafsir. Karenanya, bisa saja ia melahirkan penafsiran yang berbeda-beda pula yang semuanya bisa benar, kendati tidak tertutup pula kemungkinan adanya kesalahan penafsiran.

Semoga akan tampil pada generasi ini ulama-ulama yang mengetengahkan pandangan-pandangan baru yang berbeda dengan apa yang terhidang dalam Tafsîr Al-Mishbâh ini. Semoga Allah mendukung mereka dan mengampuni penulis atas kekurangan dan kesalahan yang telah terjadi. Demikian. Wallâhu a‘lam.

Read more

Hidup Bersama Alquran

Hidup Bersama Al-Quran 1

Penerbit :  Lentera Hati

Penulis: M Quraish Shihab dan Najelaa Shihab

Tahun Terbit: 2021

Halaman: 332

ISBN: 978-623-7713-64-7

Jenis Cover: Soft Cover

Bahasa: Indonesia

Al-Quran tidak hanya dibaca atau dihafalkan, tapi juga dipelajari kembali saat umat Islam menghadapi pertanyaan baru yang meminta penjelasan atau pertanyaan lama yang meminta konfirmasi. Timbulnya pertanyaan sangat terkait dengan kondisi personal seseorang atau situasi sosial budaya masyarakat terus berubah. Peristiwa adalah sebentuk dialog umat Islam dengan Al-Quran sekaligus bagian dari hidup bersama Al-Quran.

Buku Hidup Bersama Al-Quran 1 tidak hanya berisi pertanyaan dan jawaban atau pembahasan berbagai topik keagamaan, tapi juga berisi pemahaman esensial berikut dalil-dalil terkait, untuk membangun kebiasaan baru belajar dan mengajar Islam yang konseptual, positif, aktif, dan relevan.

Semoga pembaca mendapatkan pemahaman yang lebih utuh tentang ajaran Islam yang moderat (wasathiyyah), yang berarti tengahan, adil, seimbang, baik. Kita perlu berada di titik tengah di antara dua ekstrem beragama: mereka yang bersikap terlalu longgar, tunduk pada perilaku serta pemikiran yang mengakibatkan Islam kehilangan jati dirinya dan mereka yang menafikan perkembangan dan perubahan zaman dengan bersikap eksklusif dan menutup diri pada keberagaman.

Tafakur Umat Qurani – dr Muhammad Thohir, Sp.KJ

Tafakur Umat Qurani: Meraih Kebermaknaan Dan Kebahagiaan Hidup

Penerbit :  Lentera Hati

Penulis: dr. Muhammad Thohir, SpKJ

Tahun Terbit: 2021

Halaman: 172

ISBN: 978-623-7713-61-6

Jenis Cover: Soft Cover

Bahasa: Indonesia

Buku ini mengajak umat untuk menjadi umat Qurani, bertafakur dalam menyegarkan norma-norma kebenaran Islam yang telah terangkum sempurna dalam ayat-ayat Al-Quran. Tafakur perlu dilakukan oleh umat Qurani sebagai jalan ikhtiar meraih kebermaknaan hidup dalam berbagai dimensi dengan menjadikan Al-Quran sebagai hiasan bibir, kalbu, dan perilaku sehari-hari. Dilengkapi bait-bait puisi yang penuh makna dan instrumen tes Asmaul Husna, buku ini mengajak pembaca untuk melakukan identifikasi dan melatih diri sejauh mana telah menjadi umat Qurani.

Di tengah berbagai usaha bangsa Indonesia mengembangkan budaya literasi, kehadiran buku Tafakur Umat Qurani: Meraih Kebermaknaan dan Kebahagiaan Hidup ini memang perlu diapresiasi. Dari membaca judulnya, kita sebagai umat Islam sudah diantar untuk menjadi umat Qurani yang penuh makna dan memperoleh karunia Allah Swt. yang amat besar. Dengan itu diperlukan kesungguhan yang istikamah dalam membawakan diri secara selayaknya sebagai umat Qurani. Salah satu langkah mendasar yang esensial di antaranya adalah merenungkan sepenuh hati bait-bait puisi al-Qur’ân al-‘Azhîm yang tampil sesudah bab 3 Al-Quran sebagai hiasan kalbu. Bait-bait puisi tersebut penuh makna sebagai bekal umat Qurani dalam ikhtiarnya mewujudkan masyarakat Madani di zaman kini.

—Hj. Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur

Buku Baru 2021

Lentera Hati – Pijar hikmah dan teladan kehidupan

Penulis: M Quraish Shihab

Tahun Terbit: 2021

Halaman: 564

ISBN: 978-623-7713-43-2

Jenis Cover: Hard Cover

Zaman ini adalah ketika kita menyaksikan krisis berbahasa dalam beragama. Beragam aliran (mazhab politik) keagamaan, organisasi keagamaan, beragam strategi agamawan dalam  dakwah, termasuk teknologi (media) pengeras suara, semua berebut saluran-saluran media agar mendapatkan perhatian.  Ada yang merasa bahwa suara keras adalah pilihan (bahasa) beragama yang niscaya agar didengarkan bahkan menang, sementara jalan sunyi hanya pantas bagi orang atau kelompok yang lemah.  Agama jadi sangat riuh bahkan terdengar gaduh.   Baca Selengkapnya >>>

 

 

 

Dia Di Mana-Mana (Cover Baru)

Penerbit :  Lentera Hati

Penulis: M Quraish Shihab

Tahun Terbit: 2021

Halaman: 472

ISBN: 978-623-7713-02-9

Jenis Cover: Soft Cover

Bahasa: Indonesia

“Tariklah pelajaran dari sebongkah batu yang sedemikian kokoh, tapi dapat berlubang walau hanya dibasahi air setetes demi setetes.”

Melalui hal-hal kecil yang seringkali diremehkan, sesungguhnya kita bisa menemukan “tangan-Nya”. Lewat buku ini, pembaca diajak untuk meninggalkan sejenak hiruk-pikuk dan segala rutinitas kehidupan untuk memerhatikan setiap makhluk dan peristiwa. Jika semua itu, manusia, binatang, dan ciptaan-ciptaan lain di jagad raya ini dipikirkan dan direnungkan secara tulus dan benar, niscaya kita akan sampai pada kesadaran bahwa ‘tangan’ Tuhan ada di balik setiap fenomena; bahwa Allah hadir di mana-mana, setiap saat dan di semua tempat!

Indonesia International Book Fair VIRTUAL 2020

Indonesia International Book Fair kini hadir dalam bentuk VIRTUAL, temukan sensasi mengunjungi pameran buku secara virtual di laman www.indonesia-bookfair.com. Ikuti beberapa rangkaian mata acara yang diselenggarakan oleh IKAPI PUSAT sebanyak 75 Acara, Rights Books Festival, 150 stand virtual 3 dimensi dengan lebih dari 1000 buku.

Kunjungi Toko kami di shopee.co.id/storelenterahati dan dapatkan diskon sampai dengan 60%  mulai tanggal 28 September – 7 Oktober 2020

Kosakata Keagamaan

Dalam kenyataan sehari-hari, banyak kosakata yang kita ucapkan bukan saja tidak menghasilkan kekuatan tetapi lebih daripada itu karena kita tidak memahami maksudnya atau kalaupun kita pahami, maka itu hanya makna yang terdapat pada permukaan wadah kata, tidak menembus ke lubuknya guna menangkap seluruh muatannya bahkan tidak jarang disalahpahami, kendati ia sering kita gunakan atau telah sangat populer di lidah, telinga dan benak kita.

Dewasa ini dalam masyarakat Islam, tersebar luas ide tentang “hijrah” dan “berhijrah”, tapi tidak jarang orang yang tidak mengenal substansi “hijrah” kendati mereka menggunakan kata-kata yang populer terucapkan dalam bahasa agama.

Dalam konteks perbaikan diri diperlukan muhasabah, yakni mencari kesalahan dan kekurangan diri sebelum mencari kekurangan orang lain. Perlu dicatat bahwa tidak ada manusia yang luput dari dosa, kesalahan dan kekurangan. Di sini, yang berhijrah dituntut untuk memilih dan mendahulukan prioritas dalam upayanya itu, karena meninggalkan semuanya sekaligus tidak mudah dilakukan. Allah pun dalam menetapkan dan mengharamkan sesuatu menempuh cara bertahap seperti halnya dalam pengharaman minuman keras.

 

GET PRINT BOOK KLIK HERE

GET E-BOOK KLIK HERE

Pesan Dari Bintang – Sitta Karina

Inez Hanafiah, putri konglomerat dan sosialita

ternama, memiliki hidup sempurna: menjadi pujaan para lelaki dan memiliki sahabat laki-laki yang siap sedia menjaganya, Nikratama “Niki” Zakrie, sejak keduanya tinggal di New York.

Kehidupan Inez menjadi jungkir balik saat semua orang di sekitarnya pergi akibat fitnah dan persekongkolan keji.

Semua, kecuali Niki.

Bersama Niki, seharusnya hari-hari Inez semudah dan seindah masa SMA di New York dahulu.

Namun, semua ternyata tak lagi sama: perasaan

Inez, persahabatan mereka, bahkan rahasia kelam Niki yang membuat tubuhnya penuh luka.

Jika dulu Niki selalu menjaganya, beranikah Inez melakukan yang sama dengan taruhan persahabatan, dan mungkin, cinta mereka?

Read more

Hubungan Antarmanusia

Manusia adalah makhluk sosial, seseorang tidak dapat memenuhi kebutuhannya–lahir dan batin—tanpa bantuan orang lain. Dari sini diperlukan kerja sama serta interaksi harmonis. Namun demikian, semakin dekat hubungan semakin banyak tuntutan dan semakin tidak mudah memeliharanya. Termasuk dalam hal ini hubungan perkawinan. Ini tidak semudah apa yang diduga orang, Hubungan ini bukan angka-angka yang dapat dihitung atau diprediksi. Membangun rumah tangga tidak seperti membangun rumah, menyusun bata di atas bata. Tidak juga seperti membuat taman, merangkai kembang di samping kembang, apalagi seperti menghimpun binatang di dalam kandang …

Perkawinan adalah fithrah. Ia merupakan kebutuhan bagi kesempurnaan hidup manusia. Dalam ajaran Islam, perkawinan merupakan anjuran bagi mereka yang telah dewasa lagi mampu. Allah memerintahkan kepada setiap orangtua untuk membantu perkawinan anak-anak mereka.

Buku ini berisi delapan nasihat yang bisa dijadikan rujukan oleh setiap pasangan suami istri untuk meraih sakinah dalam kehidupan rumah tanggal mereka. Sebab, salah satu tujuan di syariatkannya perkawinan adalah terwujudnya “Ketenangan dinamis”, yang dalam istilah al-Quran disebut “sakinah”.

Buku ini bukan saja bermanfaat bagi mereka yang akan memasuki jenjang perkawinan, tetapi bagi mereka yang telah menikah pun akan mendapatkan banyak pencerahan yang sangat diperlukan dalam menciptakan keluarga sakinah. Karena sakinah bukanlah hadiah atau anugerah yang jatuh begitu saja dari langit. Tetapi ia merupakan suatu kondisi yang harus diperjuangkan perwujudannya dengan penuh kesungguhan, kesabaran dan pengorbanan!

 

Judul : PENGANTIN AL-QURAN : Nasihat Perkawinan Untuk Anak-Anakku
Penerbit : Lentera Hati
Penulis: M Qurasih Shihab
Jenis Cover: Hard Cover
Bahasa: Indonesia

Pesan disini